Beranda / Daerah / Pemkot Bandung Percepat Revitalisasi Kebun Binatang demi Beroperasi Kembali dalam Setahun

Pemkot Bandung Percepat Revitalisasi Kebun Binatang demi Beroperasi Kembali dalam Setahun

HARIANJABAR.ID – Pemerintah Kota Bandung tengah mengakselerasi proses revitalisasi Bandung Zoo dengan menyelesaikan konsep kerja sama dan negosiasi perjanjian bersama pengelola baru. Upaya ini dilakukan agar kebun binatang tersebut dapat kembali beroperasi melayani masyarakat dalam waktu kurang dari satu tahun ke depan.

Saat ini, Pemerintah Kota Bandung bersama pihak pengelola sedang merampungkan poin-poin dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS), termasuk membahas skema pembagian hasil dan durasi masa tenggang. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan bahwa pihaknya segera menindaklanjuti aspek perizinan yang bersifat strategis.

“Kita lagi menunggu selesainya konsep dan negosiasi PKS, mudah-mudahan segera terlaksana dan menerima pembayaran pertama,” ujar Farhan pada Sabtu, 13 Juni 2026.

Tahapan administratif yang sedang dikebut mencakup pengurusan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), izin konservasi, hingga Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Farhan menegaskan bahwa dirinya dijadwalkan untuk bertemu dengan Menteri Kehutanan pada Senin, 15 Juni 2026, guna membahas nota kesepakatan terkait perizinan yang memerlukan proses panjang tersebut.

Target dan Visi Pengelolaan

Dalam arahannya kepada pengelola baru, terdapat tiga poin utama yang harus dipenuhi untuk menjaga kualitas operasional Bandung Zoo. Pertama, pengelola wajib mempertahankan tenaga kerja lama guna memastikan keberlanjutan pengalaman operasional. Kedua, karakter historis dan budaya yang melekat pada kawasan ini, yang sering disebut masyarakat sebagai “Derenten”, harus tetap dijaga. Ketiga, pengelola didorong untuk memperkuat fungsi konservasi, termasuk rencana pelepasliaran satwa endemik ke habitat alaminya di kawasan Bandung Selatan.

Terkait kebijakan tiket masuk, Pemerintah Kota Bandung berkomitmen untuk terus mengawal penetapan tarif agar tetap terjangkau bagi masyarakat luas. Meskipun belum ada keputusan final mengenai harga tiket, Pemkot Bandung memastikan bahwa aspek aksesibilitas publik menjadi prioritas utama dalam kajian bisnis pengelola baru.

Dengan pola pengelolaan berbasis kerja sama pemanfaatan, pemerintah optimis bahwa target pembukaan kembali Bandung Zoo dapat terealisasi dalam waktu singkat, meskipun tantangan administratif seperti perizinan konservasi dan AMDAL masih menjadi fokus perhatian utama saat ini.