Beranda / Daerah / Pemkot Bandung Luncurkan Platform Digital Maca dan Targetkan Seribu Titik Baca

Pemkot Bandung Luncurkan Platform Digital Maca dan Targetkan Seribu Titik Baca

HARIANJABAR.ID- Pemerintah Kota Bandung resmi meluncurkan platform literasi digital bernama Maca serta merencanakan penyediaan 1.000 titik akses baca untuk meningkatkan minat baca masyarakat di berbagai ruang publik, Rabu 29 Juli 2026.

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya memperkuat Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) melalui kolaborasi strategis antara Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung, PT Aksara Maya, serta Institut Teknologi Bandung (ITB). Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menekankan pentingnya pergeseran program literasi dari sekadar agenda seremonial menjadi aksi nyata yang langsung menyentuh masyarakat luas.

Program pengembangan literasi tersebut nantinya akan melibatkan peran aktif komunitas dalam pengelolaan ruang perpustakaan mini yang ada di wilayah Kota Bandung. Pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan penuh agar ekosistem komunitas dapat berkembang secara mandiri dalam menggerakkan budaya membaca.

Selain fokus pada peningkatan infrastruktur fisik, pemerintah kota juga tengah menjalin komunikasi dengan Perpustakaan Nasional untuk memfasilitasi program kunjungan edukasi bagi pelajar. Langkah ini diharapkan mampu membangun kecintaan anak-anak terhadap literasi dengan memanfaatkan fasilitas perpustakaan yang modern dan memadai.

Inovasi Digital Berbasis QR Code

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung, Dewi Kaniasari, menjelaskan bahwa platform Maca mengintegrasikan teknologi blockchain dengan layanan perpustakaan elektronik. Masyarakat dapat menikmati kemudahan akses koleksi buku digital hanya dengan melakukan pemindaian QR Code yang tersedia di berbagai lokasi strategis.

Target awal implementasi QR Code ini mencakup 100 titik ruang publik seperti puskesmas, posyandu, rumah sakit, pusat perbelanjaan, hingga kafe. Ke depan, jangkauan akses ini akan diperluas secara bertahap ke area terminal, stasiun, serta bandara guna memastikan ketersediaan bahan bacaan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sebagai bentuk pengembangan berkelanjutan, Disarpus Kota Bandung juga menyiapkan inovasi pendukung berupa Robobook, sebuah robot interaktif yang dirancang khusus untuk kegiatan storytelling bagi anak-anak. Inovasi ini akan diintegrasikan bersamaan dengan perluasan jangkauan titik baca hingga mencapai target 1.000 lokasi dalam tiga tahun ke depan.

“Ke depan kegiatan-kegiatan program literasi akan semakin kita tingkatkan dan perpustakaan akan kita aktifkan semua,” ujar Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, Rabu 29 Juli 2026.

Tag: