Beranda / Kesehatan / Inilah Makanan yang Harus Dihindari Penderita Sakit Ginjal

Inilah Makanan yang Harus Dihindari Penderita Sakit Ginjal

HARIANJABAR.ID- Penderita penyakit ginjal disarankan untuk membatasi asupan nutrisi tertentu seperti natrium, kalium, fosfor, dan protein berlebih guna mencegah penurunan fungsi organ dalam menyaring limbah serta racun tubuh. Pengaturan pola makan ini dilakukan sebagai langkah krusial untuk meringankan beban kerja ginjal yang saat ini mengalami penurunan fungsi.

Ginjal yang bermasalah tidak mampu menjalankan proses filtrasi dengan maksimal, sehingga akumulasi zat-zat tertentu di dalam darah dapat memicu komplikasi kesehatan yang lebih serius. Oleh karena itu, pemilihan jenis makanan dan minuman yang tepat sangat bergantung pada stadium penyakit serta riwayat terapi dialisis yang sedang dijalani pasien.

Salah satu zat yang perlu diwaspadai adalah natrium yang banyak ditemukan dalam makanan olahan, mi instan, serta camilan asin karena dapat meningkatkan tekanan darah. Selain itu, penderita juga harus berhati-hati terhadap konsumsi makanan tinggi kalium seperti pisang, alpukat, dan bayam, yang jika menumpuk dapat menyebabkan hiperkalemia atau gangguan irama jantung.

Tidak hanya natrium dan kalium, asupan fosfor dan protein hewani dalam porsi besar juga perlu dibatasi secara ketat oleh pasien. Kadar fosfor yang berlebih dapat mengikis kalsium dari tulang sehingga meningkatkan risiko kerapuhan tulang, sementara sisa metabolisme protein hewani akan memberatkan kinerja penyaringan ginjal.

Pentingnya Konsultasi Medis Profesional

Dalam mengatur pola makan, pasien tidak boleh hanya mengandalkan informasi umum namun harus melalui pendampingan ahli. “Pengaturan porsi dan jenis makanan ini sangat bergantung pada tahapan (stage) penyakit ginjal yang dialami serta apakah pasien sudah menjalani terapi cuci darah (dialisis) atau belum, sehingga konsultasi medis secara personal dengan dokter spesialis penyakit dalam atau ahli gizi klinis sangat dianjurkan,” demikian mengutip Kemkes dan sumber lain pada Minggu, 4 Oktober 2026.