HARIANJABAR.ID- Wisata Batu Kuda yang berlokasi di Cibiru Wetan, Cileunyi, Kabupaten Bandung, menawarkan destinasi liburan berbasis alam yang memadukan kesejukan hutan pinus dengan situs peninggalan megalitikum bagi masyarakat kota yang ingin melepas penat. Destinasi yang berjarak sekitar 18 kilometer dari pusat Kota Bandung ini dapat dijangkau dalam waktu 42 menit perjalanan darat dari kawasan Gedung Sate.
Kawasan ini menjadi primadona bagi wisatawan yang mencari ketenangan karena suasananya yang asri, jauh dari kebisingan kota, serta dilengkapi dengan pemandangan hutan tropis yang hijau. Daya tarik utama dari lokasi wisata ini adalah keberadaan batu andesit raksasa dengan bentuk yang menyerupai kepala kuda, yang sekaligus menjadi ikon resmi tempat tersebut.
Selain keindahan batu andesit, pengunjung juga dapat menemukan jejak sejarah berupa batuan megalitikum lainnya seperti menhir, dolmen, dan batu pipih yang tersebar di area cagar budaya ini. Pengelola telah menyediakan berbagai fasilitas untuk menunjang kenyamanan pengunjung yang ingin menghabiskan waktu di alam terbuka.
Beberapa aktivitas yang kerap dilakukan pengunjung di antaranya adalah melakukan treking santai, berkemah di bawah naungan pohon pinus, hingga berpiknik di hamparan rumput yang luas. Pihak pengelola menyampaikan bahwa akses masuk ke kawasan wisata ini cukup terjangkau bagi semua kalangan pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
Daya Tarik Wisata Alam
Wisata Batu Kuda mematok tarif tiket masuk sebesar Rp 10.000 per orang untuk menikmati seluruh fasilitas yang tersedia. Selain itu, tersedia pula biaya parkir kendaraan dengan rincian Rp 5.000 untuk sepeda motor dan Rp 10.000 untuk kendaraan roda empat.
Keberadaan fasilitas penunjang seperti area swafoto dan penyewaan hammock semakin menambah daya tarik lokasi ini bagi keluarga maupun komunitas. Sebagai salah satu destinasi wisata alam di Jawa Barat, tempat ini menjadi pilihan tepat bagi masyarakat yang mendambakan suasana damai dan udara segar pegunungan.












