HARIANJABAR.ID- Masyarakat Sunda di Kabupaten Subang menggelar tradisi Ngagobyag untuk memperingati Hari Sungai Nasional di kawasan Nusa Jajaway, Desa Cibuluh, Tanjungsiang, Senin (27/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Tujuh Sungai ke-11 yang bertujuan meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga kelestarian ekosistem sungai sebagai sumber kehidupan.
Ngagobyag sendiri merupakan kearifan lokal berupa aktivitas menangkap ikan secara bersama-sama di sungai maupun kolam dengan tangan kosong. Tradisi ini dilakukan tanpa bantuan alat pancing modern, sehingga menuntut kerja sama dan kekompakan seluruh warga yang terlibat di dalamnya.
Pelaksanaan kegiatan ini bertepatan dengan perayaan Hari Sungai Nasional yang diperingati setiap tanggal 27 Juli untuk memupuk kepedulian lingkungan. Seluruh elemen masyarakat turun langsung ke air secara serentak untuk menangkap ikan, yang kemudian hasilnya akan dinikmati bersama-sama oleh warga setempat.
Tradisi ini tidak hanya sekadar ajang menangkap ikan, namun juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga desa. “Ngagobyag menjadi perwujudan syukur sekaligus cara kami menjaga budaya lokal agar tetap lestari di tengah masyarakat dari generasi ke generasi,” ujar perwakilan warga setempat saat pelaksanaan tradisi tersebut pada Senin (27/7/2026).
Makna Kebersamaan Masyarakat Sunda
Nilai filosofis yang terkandung dalam Ngagobyag mencakup semangat gotong royong dan rasa syukur atas karunia alam. Berikut adalah poin penting dari penyelenggaraan tradisi tersebut:
- Memperkuat hubungan sosial antarwarga melalui aktivitas kolaboratif.
- Meningkatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan sungai bagi ekosistem.
- Menjaga warisan leluhur sebagai bentuk identitas budaya masyarakat Sunda di Jawa Barat.
Dengan tetap konsisten menjalankan Ngagobyag, masyarakat berharap fungsi sungai sebagai sumber kehidupan dapat terjaga dengan baik. Upaya pelestarian budaya ini pun terus dilakukan agar kearifan lokal tersebut tidak tergerus oleh perkembangan zaman dan tetap menjadi bagian penting dalam setiap perayaan hari besar di lingkungan masyarakat.












