Beranda / Travel / Kunjungan Wisatawan ke Kabupaten Bandung Tembus 146 Ribu Orang Selama Libur Lebaran

Kunjungan Wisatawan ke Kabupaten Bandung Tembus 146 Ribu Orang Selama Libur Lebaran

HARIANJABAR.ID –  Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Bandung mencatat sebanyak 146.564 wisatawan mengunjungi 20 destinasi wisata di wilayah tersebut selama periode libur Lebaran pada 18 hingga 24 Maret 2026. Angka kunjungan ini didominasi oleh wisatawan domestik serta mencakup 906 kunjungan dari wisatawan mancanegara.

Kepala Disparekraf Kabupaten Bandung, Wawan A. Ridwan, menjelaskan bahwa kawasan Pacira di Bandung Selatan serta area Bandung Utara tetap menjadi primadona bagi para pelancong. Daya tarik alam di kedua wilayah tersebut menjadi faktor utama tingginya minat kunjungan selama masa libur panjang tersebut.

Beberapa lokasi wisata unggulan melaporkan angka kunjungan yang signifikan dalam kurun waktu satu minggu tersebut. Disparekraf merinci bahwa tingkat kehadiran pengunjung tersebar di berbagai titik yang dikelola oleh pihak pemerintah maupun sektor swasta.

“Beberapa destinasi unggulan seperti Kawah Putih mencatat 44.000 kunjungan, Tahura 24.000, dan Glamping Patengan sekitar 15.000 wisatawan,” ujar Wawan seperti dilansir Antara, Jumat (3/4/2026).

Lonjakan Arus Kendaraan

Selain data kunjungan objek wisata, pihak dinas juga mencatat pergerakan transportasi yang sangat masif menuju wilayah Kabupaten Bandung. Tercatat sebanyak 227.809 unit kendaraan terpantau memasuki wilayah ini melalui Gerbang Tol Soreang selama periode libur Lebaran.

“Volume kendaraan ini cukup tinggi dan memicu kepadatan, terutama di kawasan Pacira yang menjadi titik paling padat,” kata Wawan menambahkan. Tingginya arus kendaraan ini mencerminkan antusiasme masyarakat untuk menghabiskan waktu libur di destinasi alam Kabupaten Bandung.

Selain melalui pintu tol utama, arus wisatawan juga mengalir melalui sejumlah jalur alternatif. Kepadatan terpantau pada rute menuju kawasan Pangalengan dan beberapa titik di Bandung Utara yang juga memiliki banyak pilihan destinasi wisata populer.

Menyikapi kondisi tersebut, Disparekraf Kabupaten Bandung berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan bagi para pengunjung. Langkah-langkah yang akan diambil meliputi penataan arus kunjungan, pengaturan titik-titik kepadatan kendaraan, serta optimalisasi pengelolaan di setiap destinasi wisata demi kenyamanan wisatawan.

Tag: