Beranda / Daerah / Legislator Jabar Desak Pemerintah Pastikan Program Beasiswa Kuliah Transparan dan Mudah Diakses

Legislator Jabar Desak Pemerintah Pastikan Program Beasiswa Kuliah Transparan dan Mudah Diakses

HARIANJABAR.ID –  Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Aten Munajat, meminta pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota untuk memastikan program beasiswa perguruan tinggi bersifat transparan dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Permintaan ini disampaikan di Garut pada Jumat sebagai upaya memberikan hak pendidikan yang merata bagi keluarga prasejahtera dan mahasiswa berprestasi.

Aten menekankan bahwa transparansi informasi menjadi faktor krusial agar bantuan pendidikan tersebut dapat menjangkau warga hingga ke pelosok daerah. Ia memberikan apresiasi terhadap program beasiswa yang telah berjalan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menciptakan akses pendidikan yang adil bagi generasi muda.

Salah satu program unggulan yang disoroti adalah Jabar Future Leaders Scholarship (JFLS) yang dirancang untuk melahirkan pemuda unggul dan berdaya saing. Menurutnya, program tersebut harus didukung dengan penyebaran informasi yang lebih luas agar tidak ada warga yang tertinggal dalam mendapatkan peluang beasiswa.

“Paling penting adalah memastikan informasi beasiswa benar-benar transparan dan mudah diakses oleh masyarakat hingga ke daerah,” ujar Aten Munajat saat memberikan keterangan di Garut.

Sederhanakan Proses Pendaftaran dan Tingkatkan Kuota Penerima Beasiswa

Aten juga menyoroti pentingnya penyederhanaan prosedur pendaftaran dan verifikasi bagi para calon penerima bantuan. Ia berharap mekanisme yang ada tidak berbelit-belit sehingga memudahkan mahasiswa dalam memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah daerah.

“Sosialisasi harus lebih masif agar masyarakat kecil tidak tertinggal informasi dan memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan bantuan pendidikan,” kata legislator dari daerah pemilihan Kabupaten Garut tersebut. Ia meyakini bahwa akses yang mudah akan meningkatkan partisipasi mahasiswa dari berbagai latar belakang ekonomi.

Selain kemudahan akses, Aten mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta pemerintah kabupaten/kota untuk terus menambah kuota penerima beasiswa setiap tahunnya. Penambahan kuota ini dinilai sangat penting dalam rangka membangun sumber daya manusia yang berkualitas guna mendukung pembangunan daerah secara jangka panjang.

“Ke depan, pemerintah daerah juga diharapkan dapat menambah kuota penerima beasiswa agar semakin banyak anak-anak Jawa Barat, termasuk di Kabupaten Garut,” pungkasnya. Langkah ini diharapkan dapat membuka jalan bagi lebih banyak siswa berprestasi untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi tanpa terkendala masalah biaya.

Tag: