HARIANJABAR.ID – Dinas Perhubungan Kota Bandung mencatat ratusan ribu kendaraan melintasi jalur tol dan arteri di wilayah Bandung selama masa libur Lebaran pada 23 Maret 2026. Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, mengonfirmasi lonjakan mobilitas ini menyebabkan kepadatan tinggi di berbagai pintu masuk utama menuju pusat kota.
Data menunjukkan pergerakan yang sangat masif di lima pintu tol utama. Di Gerbang Tol Pasteur, tercatat 52.084 kendaraan masuk dan 24.316 kendaraan keluar, sementara Tol Pasir Koja mencatat 33.529 kendaraan masuk serta 14.403 kendaraan keluar. Selain itu, Tol Kopo menyumbang angka 48.603 kendaraan masuk dan 12.402 keluar, sedangkan di Tol Buah Batu terdapat 71.299 kendaraan masuk dan 37.880 kendaraan keluar.
Volume lalu lintas paling tinggi terdeteksi di Gerbang Tol Cibiru dengan total 104.285 kendaraan yang masuk dan 60.976 kendaraan yang keluar dari arah tersebut. Jika diakumulasikan secara keseluruhan di batas wilayah, sistem mencatat ada 499.633 kendaraan yang masuk ke Bandung (traffic in) dan 356.251 kendaraan yang meninggalkan kota (traffic out) pada tanggal tersebut.
Kepadatan kendaraan ini tidak hanya terkonsentrasi di akses tol, tetapi juga merambah ke jalur-jalur reguler. Kawasan Bundaran Cibiru, jalur selatan melalui Jalan Mohammad Toha dan Kopo, serta jalur utara yang mengarah dari Lembang dilaporkan mengalami antrean kendaraan yang cukup padat.
Upaya Antisipasi Kemacetan di Titik Rawan Kota Bandung
Rasdian Setiadi menjelaskan bahwa tren peningkatan volume kendaraan ini sudah mulai terasa sejak pertengahan Maret. “Setiap hari memang ada kendaraan keluar masuk Bandung, baik melalui jalur tol maupun jalur reguler. Namun selama masa libur Lebaran ini, jumlahnya meningkat drastis hingga mencapai ratusan ribu kendaraan sejak 12 Maret,” jelasnya.
Dishub Kota Bandung telah memetakan beberapa lokasi yang menjadi pusat perhatian akibat tingkat kepadatan yang tinggi. Selain area Gerbang Tol Pasteur, kawasan Summarecon juga menjadi salah satu titik yang paling dipadati oleh masyarakat dan wisatawan selama masa liburan ini berlangsung.
Sebagai langkah mitigasi, Pemerintah Kota Bandung bersama instansi terkait terus melakukan pengaturan lalu lintas secara intensif di lapangan. Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi lalu lintas terbaru guna menghindari penumpukan di titik-titik rawan macet yang tersebar di wilayah Bandung.
Situasi arus lalu lintas di Kota Bandung diprediksi masih akan tetap sibuk hingga beberapa hari mendatang seiring dengan datangnya periode arus balik. “Dengan tingginya volume kendaraan tersebut, arus lalu lintas di Kota Bandung diperkirakan masih akan padat hingga puncak arus balik Lebaran dalam beberapa hari ke depan,” tandas Rasdian.












