Beranda / Daerah / TPST Cicukang Kabupaten Bandung Bertransformasi Jadi Fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

TPST Cicukang Kabupaten Bandung Bertransformasi Jadi Fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

HARIANJABAR.ID- Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama tim Kementerian Dalam Negeri dan investor asal China meninjau lokasi TPST Cicukang di Desa Mekar Rahayu, Kecamatan Margaasih, untuk mempercepat realisasi proyek Pembangkit Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) pada Jumat, 3 Juli 2026.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi intensif dengan pemerintah pusat guna menuntaskan permasalahan manajemen limbah di wilayah Kabupaten Bandung. Kehadiran para pihak terkait di lokasi proyek bertujuan untuk memastikan kesiapan lahan sekaligus mematangkan rencana teknis pembangunan fasilitas strategis tersebut.

Fasilitas PSEL di TPST Cicukang dirancang untuk memiliki kapasitas pengolahan sampah mencapai 600 hingga 800 ton per hari yang kemudian dikonversi menjadi energi listrik. Teknologi yang digunakan memastikan seluruh proses pengolahan berlangsung di ruang tertutup sehingga memberikan jaminan keamanan lingkungan dari bau maupun polusi udara.

Pemerintah Kabupaten Bandung menargetkan fasilitas ini dapat beroperasi penuh pada tahun 2027 sebagai solusi permanen dari total produksi sampah harian yang mencapai 1.800 ton. “Hari ini perwakilan yang ditugaskan langsung oleh Pak Menteri Dalam Negeri hadir ke TPST Cicukang. Alhamdulillah investor dari China juga hadir untuk melihat langsung kesiapan lokasi,” ujar Bupati Dadang Supriatna dalam keterangannya yang disampaikan pada Jumat, 3 Juli 2026.

Target Operasional PSEL Cicukang

Dorongan percepatan pembangunan ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat yang sebelumnya telah meninjau langsung lokasi proyek pada bulan Mei lalu. Keberadaan fasilitas ini diproyeksikan menjadi percontohan pengolahan limbah modern di wilayah Bandung Raya.

Dengan diterapkannya sistem pengolahan sampah tertutup, diharapkan TPST Cicukang tidak hanya mampu menghasilkan energi terbarukan, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kenyamanan masyarakat di sekitar Kecamatan Margaasih secara berkelanjutan.