Beranda / Pendidikan / Pemkot Bandung Luncurkan Program Literasi Atasi Buta Huruf Al Quran

Pemkot Bandung Luncurkan Program Literasi Atasi Buta Huruf Al Quran

HARIANJABAR.ID- Pemerintah Kota Bandung secara resmi menggulirkan program literasi khusus untuk memberantas buta huruf Al-Qur’an guna meningkatkan kemampuan intelektualitas dan kecakapan berbahasa masyarakat. Inisiatif strategis ini diwujudkan melalui kegiatan pelatihan intensif bagi guru mengaji yang berlangsung di Bandung, Senin 5 Oktober 2026.

Wali Kota Bandung, M. Farhan, menyoroti fenomena masih banyaknya warga yang belum mahir membaca Al-Qur’an dengan benar. Ia mencatat bahwa ketergantungan pada tulisan Latin dalam membaca ayat suci menjadi kendala serius dalam penguasaan literasi kitab suci.

Masalahnya adalah belum lancar membacanya. Banyak yang lebih memilih membaca Al-Qur’an menggunakan tulisan Latin, padahal tujuan literasi adalah meningkatkan kemampuan intelektualitas dan kemampuan berbahasa, ujar Farhan saat memberikan sambutan pada Senin 5 Oktober 2026.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Luncurkan Platform Digital Maca dan Targetkan Seribu Titik Baca

Lebih lanjut, Pemkot Bandung berencana memperluas cakupan program literasi ini ke lingkup yang lebih inklusif. Pihaknya akan menjalin koordinasi dengan Kementerian Agama untuk memetakan potensi pengembangan program serupa bagi kitab suci dari agama lainnya di wilayah Kota Bandung.

Fokus Pembelajaran Usia Dini

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Bandung, Nasrulloh Jamaluddin, menjelaskan bahwa pelatihan ini menyasar para pengajar yang akan membimbing anak-anak usia 5 hingga 12 tahun. Program ini dirancang untuk melawan arus pengaruh gawai yang saat ini mendominasi perhatian anak-anak.

Kita fokus pada metode pembelajaran Al-Qur’an bersama tim Demaji agar anak-anak kembali gemar membaca, di tengah godaan penggunaan gawai yang tinggi saat ini, ungkap Nasrulloh, Senin 5 Oktober 2026.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Luncurkan Platform Digital Maca dan Targetkan Seribu Titik Baca

Pemerintah berharap melalui pendekatan metode yang lebih menarik, anak-anak tidak hanya mampu melafalkan ayat dengan lancar, tetapi juga menumbuhkan kecintaan serta pemahaman yang mendalam terhadap kandungan Al-Qur’an sejak dini.

Tag: