HARIANJABAR.ID- PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat peningkatan signifikan jumlah pelanggan pada layanan kereta api jarak jauh maupun lokal selama Semester I 2026 yang mencapai 29.858.267 penumpang. Pertumbuhan sebesar 8,72 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya ini bertujuan memperluas aksesibilitas masyarakat menuju berbagai destinasi wisata di kota-kota besar Indonesia.
Layanan kereta api saat ini telah menghubungkan pusat kegiatan wisata mulai dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, hingga sejumlah wilayah di Sumatra. Integrasi moda transportasi ini tidak hanya memudahkan akses ke destinasi alam dan kuliner, tetapi juga mendukung pergerakan wisatawan menuju pusat budaya serta kawasan ekonomi daerah.
Sektor angkutan perkotaan melalui KAI Commuter turut memberikan kontribusi besar dengan total 204.151.200 pelanggan selama enam bulan pertama tahun 2026. Di wilayah Jabodetabek, layanan ini mempermudah wisatawan menjangkau berbagai titik ikonik, seperti Kota Tua Jakarta, Monumen Nasional, hingga kawasan belanja dan kuliner yang terintegrasi dengan jaringan transportasi publik.
Sementara itu, layanan LRT Jabodebek mencatatkan peningkatan jumlah penumpang hingga 22,84 persen dibandingkan Semester I 2025. Perkembangan serupa juga terlihat pada operasional KA Makassar-Parepare yang melayani 172.015 pelanggan, menandakan adanya penguatan konektivitas untuk mendukung potensi wisata di Sulawesi Selatan.
Tren Layanan Kereta Wisata
Selain kereta reguler, masyarakat semakin meminati layanan wisata premium yang disediakan oleh KAI Wisata dengan total 6.312 perjalanan hingga Juni 2026. Dari berbagai jenis armada, Kereta Panoramic menjadi layanan dengan peminat tertinggi yang mencatatkan sebanyak 98.415 pelanggan.
VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa tren wisata berbasis pengalaman telah mendorong peningkatan pemanfaatan layanan kereta wisata. Seiring berkembangnya tren wisata berbasis pengalaman, masyarakat juga semakin memanfaatkan layanan wisata premium yang dikelola KAI Wisata selama Januari hingga Juni 2026, ujar Anne kepada RRI, Selasa 4 Agustus 2026.
Selain Kereta Panoramic, layanan Kereta Priority dan Kereta Imperial juga menyumbang angka pelanggan yang signifikan. Menurut Anne, perkembangan pilihan layanan tersebut menunjukkan bahwa perjalanan kereta api kini telah dipandang masyarakat sebagai bagian tak terpisahkan dari pengalaman berwisata. KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang aman dan nyaman guna mendukung pertumbuhan ekonomi di setiap destinasi wisata yang dilalui.











