Beranda / Nasional / Kementerian PU Percepat Konektivitas Tol Menuju Kawasan Industri Mobil Nasional Subang

Kementerian PU Percepat Konektivitas Tol Menuju Kawasan Industri Mobil Nasional Subang

HARIANJABAR.ID- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah mematangkan rencana pembangunan akses jalan tol guna menghubungkan kawasan industri mobil nasional di Kabupaten Subang dengan jaringan infrastruktur logistik strategis. Proyek yang mencakup akses melalui Jalan Tol Akses Patimban dan jalur sementara Tol Cikampek–Palimanan ini ditargetkan untuk mempercepat konektivitas Kawasan Instalasi Strategis Nasional yang dikelola oleh PT Pindad.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap pengembangan industri otomotif lokal. Fokus utamanya adalah mempermudah mobilitas barang dan jasa yang krusial bagi produktivitas manufaktur kendaraan listrik di wilayah tersebut.

Lebih lanjut, integrasi infrastruktur ini dirancang tidak hanya untuk sektor industri, melainkan juga untuk menunjang sistem pertahanan nasional. Kementerian PU bahkan menyiapkan beberapa ruas tol agar dapat difungsikan sebagai landasan darurat pesawat tempur jika sewaktu-waktu diperlukan.

Terkait teknis pelaksanaan, Menteri PU menegaskan bahwa seluruh perencanaan kini dilakukan secara terpadu demi efektivitas jangka panjang. “Ini akan terhubung melalui Jalan Tol Akses Patimban dan akses sementara Jalan Tol Cikampek–Palimanan,” ujarnya, Rabu 22 Juli 2026.

Optimalisasi Logistik Industri Subang

Direktur Utama PT Pindad, Sigit Puji Santosa, menilai bahwa kehadiran akses tol yang memadai sangat mendesak karena kondisi jalan kabupaten saat ini masih terlalu sempit untuk mendukung mobilitas logistik berskala besar. Perusahaan berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat segera terealisasi untuk memperlancar arus distribusi material manufaktur.

Dalam rencana strategisnya, pemerintah juga akan melakukan pelebaran jalan kabupaten menjadi dua arah hingga area Batalyon Teritorial Pembangunan. “Nanti kami mohon izin untuk kita bisa bekerja bersama-sama untuk akses ini,” tutur Sigit, Rabu 22 Juli 2026. Selain itu, ia menambahkan bahwa jalan-jalan kabupaten juga akan disiapkan menjadi dua arah guna memastikan kelancaran operasional logistik di sekitar lokasi industri.