HARIANJABAR.ID – Petugas UPTD DPU Jalan dan Jembatan Wilayah II Ciawi melakukan kegiatan pembersihan saluran air serta bahu jalan di sejumlah ruas jalur alternatif Puncak, Bogor, pada Kamis, 18 Juni 2026.
Langkah ini diambil guna meningkatkan keselamatan serta kenyamanan bagi masyarakat dan wisatawan yang melintasi kawasan tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai respon atas perlunya pemeliharaan infrastruktur di jalur-jalur penghubung yang kerap menjadi akses mobilitas padat.
Pembersihan difokuskan pada pembuangan sedimentasi di saluran drainase serta merapikan bahu jalan di beberapa titik strategis. Ruas jalan yang menjadi prioritas penataan kali ini meliputi Jalan Pasirmuncang-Cipopokol di Kecamatan Caringin, serta jalur Ciawi-Citapen-Ciderum.
Kepala UPTD DPU Jalan dan Jembatan Wilayah II Ciawi, Heru Haerudin, menyatakan bahwa optimalisasi saluran air sangat penting untuk mencegah genangan yang dapat memicu kerusakan struktur jalan. “Ini dilakukan sebagai upaya menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus meminimalisasi potensi genangan akibat saluran drainase yang tersumbat, ujar Heru Haerudin saat memberikan keterangan pada Kamis, 18 Juni 2026.”
Program Penataan Berkelanjutan
Pihak UPTD turut mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air di sepanjang jalur alternatif. Sumbatan sampah pada drainase dinilai menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat kerusakan badan jalan akibat luapan air.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk menjalankan program penataan ini secara berkelanjutan. Harapannya, langkah tersebut dapat menjaga kondisi infrastruktur tetap optimal sekaligus memperlancar pergerakan ekonomi masyarakat di kawasan Bogor Selatan dan sekitarnya.












