HARIANJABAR.ID – Sebuah pabrik beras milik SR yang berlokasi di Desa Karangsinom, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, dilanda musibah kebakaran pada Rabu, 17 Juni 2026, dini hari.
Peristiwa yang memicu kepanikan warga sekitar ini terjadi tepat pada pukul 04.49 WIB saat kobaran api pertama kali terlihat membumbung tinggi dari area pabrik.
Mendapat laporan dari warga setempat, satu unit armada pemadam kebakaran segera dikerahkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya pemadaman.
Petugas Damkar bersama warga bahu-membahu melakukan penyemprotan air agar api tidak merambat ke bangunan di sekitarnya. Setelah api berhasil dikuasai, petugas juga melakukan proses pendinginan di area terdampak untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa.
Penanganan Cepat Petugas Damkar
Kecepatan respons dari tim pemadam kebakaran dinilai sangat membantu dalam mencegah dampak yang lebih luas akibat kebakaran tersebut.
“Api bisa dipadamkan dengan segera sehingga tidak menyebar pada bangunan lainnya,” ujar Retno Hendriyanto selaku Danru 1 Damkar Indramayu dalam laporan tertulis, Rabu (17/6/2026).
Beruntung, musibah ini tidak menimbulkan dampak fatal terhadap keselamatan manusia yang berada di sekitar lokasi. Retno memastikan bahwa situasi di lapangan terkendali tanpa adanya korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut
Hingga saat ini, penyebab utama kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh aparat kepolisian setempat. Selain itu, pihak terkait belum dapat memastikan total kerugian materiil yang dialami pemilik pabrik akibat insiden tersebut.
Pihak kepolisian juga mengimbau seluruh masyarakat di wilayah Kandanghaur untuk meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi potensi bahaya kebakaran di lingkungan masing-masing.











