HARIANJABAR.ID – PT PLN (Persero) menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait adanya pemadaman listrik bergilir yang terjadi di 14 wilayah di Jawa Barat pada Rabu (10/6). Langkah ini terpaksa diambil oleh perseroan sebagai bagian dari upaya pemeliharaan sistem kelistrikan di wilayah tersebut.
Pemadaman listrik ini berdampak pada sejumlah titik di berbagai kota, mulai dari Bogor, Bekasi, Bandung, hingga Tasikmalaya dan Cirebon. Pihak PLN menegaskan bahwa proses tersebut diperlukan untuk menjaga keandalan jaringan listrik bagi pelanggan di masa mendatang.
Dalam pengumuman resmi yang dirilis melalui saluran media sosial pada hari Rabu (10/6), pihak PLN memberikan keterangan singkat terkait situasi tersebut. “Mohon maaf atas pemadaman karena pemeliharaan sistem kelistrikan yang terjadi,” tulis PLN dalam surat resmi yang diunggah pada Rabu (10/6).
Adapun rincian wilayah yang mengalami pemadaman meliputi area di bawah koordinasi UP3 Bogor, UP3 Bekasi, UP3 Bandung, UP3 Garut, UP3 Cikarang, UP3 Majalaya, UP3 Tasikmalaya, UP3 Sukabumi, serta UP3 Cirebon. Sebagian besar area terdampak mulai mengalami pemadaman sejak menjelang siang hari.
Detail lokasi terdampak pemeliharaan
Pemeliharaan sistem ini mencakup berbagai kelurahan dan kecamatan di Jawa Barat. Berikut adalah ringkasan beberapa lokasi yang mengalami pemadaman:
- UP3 Bogor: Wilayah Bukit Cimanggu, Perum Kostrad Cijujung, serta area sekitar Jalan Raya Cibadak Ciampea.
- UP3 Bekasi: Meliputi Perum Mutiara Gading, Kampung Ciketing Rawamulya, hingga area Vila Setu Permai.
- UP3 Bandung: Terdampak pada kawasan Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan Terate, Taman Kopo Indah, hingga Komplek Cilengkrang II.
- UP3 Cirebon: Pemeliharaan berlangsung di sekitar Desa Kalimaro.
- UP3 Sukabumi: Pemadaman mencakup wilayah Jalan Arif Rahman Hakim, Jalan Bhayangkara, hingga sekitar Rumah Sakit Secapa.
PLN memastikan bahwa pemeliharaan ini dilakukan secara berkala untuk meminimalisir potensi gangguan listrik yang lebih luas di kemudian hari. Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi terkini terkait perkembangan pemulihan aliran listrik melalui kanal resmi perusahaan.












