HARIANJABAR.ID – BYD secara resmi meluncurkan versi terbaru dari Seagull di pasar Tiongkok yang diperkirakan akan memasuki pasar Indonesia sebagai BYD Atto 1. Mobil listrik mungil ini kini hadir dengan sejumlah pembaruan signifikan pada desain, interior, dan yang paling menonjol adalah teknologi bantuan berkendara semi-otonom yang didukung sensor LiDAR.
Peluncuran model anyar ini menyusul penampilan perdananya di 2026 Beijing Auto Show sebelum resmi dipasarkan pada Mei 2026. BYD menawarkan Seagull terbaru dalam empat varian, dengan rentang harga mulai dari 69.900 yuan hingga 85.900 yuan, atau setara dengan Rp178 jutaan hingga Rp219 jutaan.
Pembaruan paling menarik adalah penambahan fitur opsional DiPilot 300 atau God’s Eye B. Teknologi ini telah dilengkapi dengan sensor LiDAR, yang memungkinkan mobil untuk memiliki kemampuan bantuan berkendara yang lebih canggih dibandingkan model sebelumnya.
Melalui fitur ini, mobil mampu melakukan navigasi semi-otonom di perkotaan, membaca lampu lalu lintas, hingga mengenali kondisi bundaran. Jika konsumen memilih paket teknologi ini, harga kendaraan akan mengalami kenaikan, berkisar antara 90.900 yuan hingga 97.900 yuan, atau sekitar Rp205 jutaan hingga Rp221 jutaan.
Desain dan Fitur Kabin Modern
Secara eksterior, Seagull 2026 tetap mempertahankan desain kompak khas mobil listrik perkotaan. Namun, BYD memberikan sentuhan segar dengan penambahan dua pilihan warna baru: Mango Orange dan Mint Green. Lampu belakang LED kini mengadopsi desain terbaru dengan efek logo yang menyala, sementara pelek 16 inci bergaya Starlight menambah kesan modern. Dimensi mobil tetap ringkas, dengan panjang 3.780 mm, lebar 1.715 mm, tinggi 1.540 mm, dan wheelbase 2.500 mm.
Masuk ke bagian interior, kabin hadir dengan skema warna baru bernama Oatmeal Rice. Dashboard didominasi oleh layar sentuh berukuran 12,8 inci yang terintegrasi dengan sistem hiburan DiLink 150. Sistem ini mendukung tampilan kendaraan 3D dan navigasi yang dapat dikustomisasi pengguna. BYD juga menambahkan fitur kenyamanan seperti pengisian daya nirkabel 50W, jok depan berpemanas, dan kursi pengemudi elektrik enam arah.
Untuk sektor keselamatan, mobil ini telah dilengkapi dengan Driver Monitoring System (DMS), Automatic Emergency Braking (AEB), dan kamera perekam berkendara lima arah.
Dari sisi performa, seluruh varian Seagull menggunakan motor listrik tunggal dengan tenaga 55 kW (setara 74 dk) dan torsi puncak 135 Nm. BYD menawarkan dua pilihan baterai: baterai 30,08 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 305 kilometer, dan baterai 38,88 kWh yang memungkinkan mobil melaju hingga 405 kilometer dalam sekali pengisian daya.












