Beranda / Daerah / Dishub Kota Bandung Mulai Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Bandara Husein

Dishub Kota Bandung Mulai Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Bandara Husein

HARIANJABAR.ID- Dinas Perhubungan Kota Bandung menjadwalkan uji coba rekayasa lalu lintas di sekitar Bandara Husein Sastranegara pada Selasa, 7 Juli 2026, sebagai langkah persiapan pembukaan kembali bandara tersebut. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi lintas instansi untuk memastikan mobilitas kendaraan berjalan lancar dan tertata di kawasan akses bandara.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Rasdian Setiadi, menyatakan bahwa pihaknya telah melaksanakan rapat koordinasi intensif bersama pihak kepolisian, Kementerian Perhubungan, pengelola bandara, Lanud Husein Sastranegara, serta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). Koordinasi ini dilakukan untuk mematangkan skema arus kendaraan, termasuk pemanfaatan akses Pintu 1 di Jalan Pajajaran dan pengaturan area drop-off penumpang.

Dalam skema baru tersebut, Dishub Kota Bandung berencana membuka dua jalur alternatif guna menggantikan sistem satu jalur yang sebelumnya diterapkan. Selain itu, penataan area u-turn di dekat lokasi drop-off dan akses keluar Pintu 4 menuju jalan nasional turut menjadi perhatian utama dalam rencana perbaikan arus lalu lintas.

Rasdian menegaskan bahwa seluruh tim akan berkumpul di lokasi pada pukul 09.00 WIB untuk melakukan briefing teknis sebelum memulai simulasi lapangan. “Kalau tidak ada perubahan, besok kita coba rekayasa lalu lintasnya. Keinginan dari pihak bandara dan Lanud, akses dari Pintu 1 di Jalan Pajajaran dibuka seperti biasa sehingga jalurnya tetap bisa digunakan,” ujar Rasdian, Senin (6/7/2026).

Optimalisasi Infrastruktur dan Rambu

Selain pengaturan arus, Dishub Kota Bandung akan melengkapi kawasan tersebut dengan pemasangan rambu lalu lintas tambahan, baik berupa penunjuk arah maupun rambu pendukung lainnya. Pihaknya juga melakukan pemarkaan jalan secara menyeluruh guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan di area bandara.

Seluruh langkah ini diambil untuk memastikan kesiapan infrastruktur sebelum operasional bandara kembali berjalan penuh. Menurut Rasdian, penataan yang matang sangat krusial guna memberikan kesan pertama yang profesional bagi para pengguna jasa transportasi udara saat kedatangan maupun keberangkatan. “Jadi kesan pertama saat bandara dibuka harus sudah terlihat siap dan tertata dengan baik. Kesan pertama itu penting,” tutur Rasdian, Senin (6/7/2026).

Tag: