IPB University Resmikan Gedung Inovator Bisnis Halal Terbaru untuk Industri Nasional
27 November 2025
<div><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit"><div class="separator" style="clear: both;text-align: center"><a href="https://rri-assets.obs.ap-southeast-4.myhuaweicloud.com/berita/46/o/20251126_153619/2atcnzdw6lfnz0b.jpeg" style="margin-left: 1em;margin-right: 1em"><img border="0" data-original-height="1153" data-original-width="2048" height="360" src="https://rri-assets.obs.ap-southeast-4.myhuaweicloud.com/berita/46/o/20251126_153619/2atcnzdw6lfnz0b.jpeg" width="640" /></a></div><br /><span dir="auto" style="vertical-align: inherit"><br /></span></span></b></div><b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit"><div><br /></div>HARIANJABAR.ID - </span></span></b><span dir="auto" style="vertical-align: inherit"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit">IPB University meresmikan Gedung Inkubator Bisnis Halal di Taman Kencana Bogor pada Rabu sore, (26/11/2025), sebuah langkah signifikan untuk memperkuat ekosistem penelitian dan inovasi halal di Indonesia.</span></span><p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit">Peresmian oleh Rektor IPB University sekaligus Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Prof. Arif Satria, ini bertujuan mengembangkan Science Techno Park (STP) dengan dukungan pendanaan dari Asian Development Bank (ADB) melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Gedung ini siap menjadi pusat bagi para pelaku usaha di sektor makanan, minuman, farmasi, kosmetik, hingga tekstil.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit">Prof Arif Satria mengungkapkan bahwa inspirasi pembangunan gedung inkubasi ini bermula dari keberhasilan sebuah universitas di Thailand dalam mendirikan pusat penelitian halal, meskipun sebagian besar penduduknya bukan Muslim. </span></span></span></span></p><p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit">“Dari sini bisa didistribusikan ke negara negara timur tengah ke negara muslim, kemudian dari situlah saya sebagian memahami banyak pengusaha Indonesia yang uji halalnya di Thailand, itulah yang membuat saya, sangat, kok bisa Thailand punya halal center padahal mayoritasnya bukan Muslim, yang kemudian orang Indonesia berbondong bondong kesana, salah satu perintis inisiator LPPOM MUI yang terkait dengan halal itu inisiatornya adalah orang orang IPB, guru guru Kami dulu,” jelas Prof. Arif Satria seperti dilansir <i>RRI</i> .</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit">Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor IPB University bidang Riset, Inovasi dan Pengembangan Agromaritim, Prof. Ernan Rustiadi, menambahkan bahwa inkubator ini akan berfungsi sebagai referensi teknis. Meskipun demikian, lisensi dan sertifikasi produk halal secara legal tetap diterbitkan oleh pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). “Kita sekarang baru dapat sertifikasi unggul, paling top lembaga sertifikasi ultru kita, yang memberikan lisensi dan sertifikasi tetap dari MUI dan dari BPJPH,” tambah Prof. Ernan.</span></span></p>
<h2><span dir="auto" style="vertical-align: inherit"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit">Fasilitas Modern Penunjang Inovasi Halal</span></span></h2>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit">Gedung Inkubator Bisnis Halal IPB memiliki lima lantai dan satu lantai semi<i> basement</i> yang dirancang modern. Fasilitas di dalamnya mencakup ruang kantor, ruang pertemuan, serta dua lantai laboratorium BSL3 yang canggih. Laboratorium ini dilengkapi dengan peralatan untuk pengujian Dioksin, Isotop, dan berbasis DNA, yang penting untuk analisis dan sertifikasi halal, kosmetik, dan farmasi.</span></span></p>
<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit">Selain itu, dua lantai lainnya didedikasikan untuk Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), menunjukkan komitmen terhadap kemiskinan dan standar lingkungan. Inkubasi bisnis ini sejalan dengan pengembangan <i>startup</i> di STP, bertujuan mendiseminasikan inovasi dan membantu para pelaku usaha untuk menghadirkan produk berkualitas tinggi ke pasar. <i>Output</i> utama dari inkubator ini adalah memastikan produk industri mencapai standar internasional, baik dalam proses pengolahan maupun kepastian hukum yang melindunginya.</span></span></p>
HARIANJABAR.ID – IPB University meresmikan Gedung Inkubator Bisnis Halal di Taman Kencana Bogor pada Rabu sore, (26/11/2025), sebuah langkah signifikan untuk memperkuat ekosistem penelitian dan inovasi halal di Indonesia.
Peresmian oleh Rektor IPB University sekaligus Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Prof. Arif Satria, ini bertujuan mengembangkan Science Techno Park (STP) dengan dukungan pendanaan dari Asian Development Bank (ADB) melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Gedung ini siap menjadi pusat bagi para pelaku usaha di sektor makanan, minuman, farmasi, kosmetik, hingga tekstil.
Prof Arif Satria mengungkapkan bahwa inspirasi pembangunan gedung inkubasi ini bermula dari keberhasilan sebuah universitas di Thailand dalam mendirikan pusat penelitian halal, meskipun sebagian besar penduduknya bukan Muslim.
“Dari sini bisa didistribusikan ke negara negara timur tengah ke negara muslim, kemudian dari situlah saya sebagian memahami banyak pengusaha Indonesia yang uji halalnya di Thailand, itulah yang membuat saya, sangat, kok bisa Thailand punya halal center padahal mayoritasnya bukan Muslim, yang kemudian orang Indonesia berbondong bondong kesana, salah satu perintis inisiator LPPOM MUI yang terkait dengan halal itu inisiatornya adalah orang orang IPB, guru guru Kami dulu,” jelas Prof. Arif Satria seperti dilansir RRI .
Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor IPB University bidang Riset, Inovasi dan Pengembangan Agromaritim, Prof. Ernan Rustiadi, menambahkan bahwa inkubator ini akan berfungsi sebagai referensi teknis. Meskipun demikian, lisensi dan sertifikasi produk halal secara legal tetap diterbitkan oleh pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). “Kita sekarang baru dapat sertifikasi unggul, paling top lembaga sertifikasi ultru kita, yang memberikan lisensi dan sertifikasi tetap dari MUI dan dari BPJPH,” tambah Prof. Ernan.
Fasilitas Modern Penunjang Inovasi Halal
Gedung Inkubator Bisnis Halal IPB memiliki lima lantai dan satu lantai semi basement yang dirancang modern. Fasilitas di dalamnya mencakup ruang kantor, ruang pertemuan, serta dua lantai laboratorium BSL3 yang canggih. Laboratorium ini dilengkapi dengan peralatan untuk pengujian Dioksin, Isotop, dan berbasis DNA, yang penting untuk analisis dan sertifikasi halal, kosmetik, dan farmasi.
Selain itu, dua lantai lainnya didedikasikan untuk Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), menunjukkan komitmen terhadap kemiskinan dan standar lingkungan. Inkubasi bisnis ini sejalan dengan pengembangan startup di STP, bertujuan mendiseminasikan inovasi dan membantu para pelaku usaha untuk menghadirkan produk berkualitas tinggi ke pasar. Output utama dari inkubator ini adalah memastikan produk industri mencapai standar internasional, baik dalam proses pengolahan maupun kepastian hukum yang melindunginya.