Beranda / Daerah / Peneliti Universitas Indonesia Temukan Spesies Ikan Asing di Telaga Saat Bogor

Peneliti Universitas Indonesia Temukan Spesies Ikan Asing di Telaga Saat Bogor

HARIANJABAR.ID- Tim peneliti dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) melakukan eradikasi terhadap keberadaan ikan alien atau spesies asing invasif di kawasan Telaga Saat, Cisarua, Kabupaten Bogor pada pertengahan Juli 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya perlindungan ekosistem hulu Sungai Ciliwung dari ancaman ketidakseimbangan populasi ikan lokal akibat keberadaan spesies invasif tersebut.

Tim peneliti yang terdiri dari Dr. Noer Sarifah Ainy, Luthfiralda Sjahfirdi, Mufti Patria Petala, Harinaldi, Yasman, Riani Widiarti, dan Hirmas Fuady Putra melakukan survei pasca-kegiatan pelepasliaran ikan yang sempat dilakukan dalam rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Hasil temuan lapangan menunjukkan bahwa terdapat dominasi spesies asing di perairan Telaga Saat yang memerlukan penanganan serius.

Dr. Noer Sarifah Ainy menjelaskan bahwa meskipun niat pelepasliaran bertujuan meningkatkan stok ikan konsumsi, namun pemilihan spesies asing memberikan dampak buruk pada ekologi perairan lokal. Ia menyoroti potensi kompetisi yang terjadi antara ikan pendatang dengan spesies asli yang berada di wilayah tersebut.

“Ketika ikan alien masuk ke perairan umum, mereka dapat memanfaatkan sumber pakan dan ruang hidup yang sama dengan ikan asli,” ujar Dr. Noer, Kamis 16 Juli 2026.

Identifikasi Spesies Ikan Asing

Dalam temuannya, tim peneliti menyoroti jenis ikan belida yang sempat dilepasliarkan di Telaga Saat. Berdasarkan analisis, ikan tersebut diidentifikasi sebagai Chitala lopis atau Belida Bangkok yang merupakan spesies asing, bukan Belida Jawa yang merupakan satwa asli Indonesia. Perbedaan mencolok terlihat pada pola bulatan di dekat sirip punggung dan ekor yang dimiliki Belida Bangkok.

Selain Belida Bangkok, tim peneliti merekomendasikan pemerintah daerah untuk melakukan pengendalian terhadap beberapa jenis ikan invasif lainnya, yakni:

  • Platy Pedang
  • Ikan Mas
  • Ikan Cere
  • Guppy
  • Sapu-sapu
  • Nila

Sebagai solusi jangka panjang, para peneliti mengusulkan agar Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan eradikasi ikan asing secara bertahap dan menggantinya dengan proses restocking menggunakan ikan asli. Pihaknya berharap Telaga Saat nantinya dapat ditetapkan menjadi kawasan konservasi ikan lokal berbasis daerah aliran sungai pertama di wilayah Jabodetabek.

Tag: