HARIANJABAR.ID – Banyak orang terbiasa langsung menyantap kurma sebagai menu takjil karena kepraktisannya, namun faktor kebersihan permukaan buah ini sering kali luput dari perhatian. Berdasarkan rekomendasi dari Otoritas Pangan dan Obat Arab Saudi (SFDA), kurma sebaiknya dicuci terlebih dahulu sebelum dimakan untuk memastikan keamanannya bagi kesehatan tubuh.
Langkah pencucian ini sangat krusial karena kurma berisiko terpapar berbagai zat asing selama proses produksi maupun distribusi. Permukaan kulit kurma rentan ditempeli oleh residu pestisida, bahan kimia, debu, hingga mikroorganisme seperti jamur dan ragi yang mungkin berkembang selama penyimpanan.
Mencuci buah ini secara tepat dapat menurunkan risiko kontaminasi logam berat dan kotoran lainnya. Meski demikian, proses pembersihan tidak boleh dilakukan sembarangan agar tekstur buah tidak rusak dan nutrisinya tetap terjaga dengan baik. Kurma yang terlalu lama terendam air dapat menjadi lembek, kehilangan rasa manis alaminya, dan lebih cepat mengalami proses pembusukan.
Jenis kurma juga menentukan teknik pembersihannya, di mana varian yang keras lebih tahan air dibandingkan varian yang basah atau lembut. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk membersihkan kurma agar tetap higienis dan segar saat dihidangkan.
Tahapan Membersihkan Kurma dengan Benar
- Sortir Kondisi Buah: Pisahkan kurma yang sudah berjamur, memiliki bau asam, atau teksturnya sudah rusak agar tidak mengontaminasi buah yang lain.
- Gunakan Saringan: Letakkan kurma di dalam wadah saringan atau colander untuk memudahkan proses pembilasan tanpa membuat buah terendam air terlalu lama.
- Bilas dengan Air Mengalir: Lakukan pembilasan di bawah air mengalir selama 10 hingga 20 detik sambil menggosok permukaan kulitnya secara perlahan menggunakan jari.
- Proses Pengeringan: Segera keringkan kurma yang telah dicuci menggunakan tisu dapur atau kain bersih dengan cara ditepuk-tepuk lembut untuk menyerap sisa kelembapan.
- Penyimpanan yang Tepat: Simpan kurma dalam wadah kedap udara atau kantong vakum untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan menjaga kualitas rasa dalam jangka panjang.
Dengan mengikuti prosedur pembersihan yang tepat, risiko gangguan kesehatan akibat kotoran yang menempel dapat diminimalisir. Pastikan kurma dalam keadaan benar-benar kering sebelum disimpan kembali, karena kelembapan yang tinggi merupakan pemicu utama munculnya jamur dan proses fermentasi pada buah.












