HARIANJABAR.ID- Perum Bulog Kantor Cabang Bandung tengah menyiapkan stok beras sebanyak 4.900 ton untuk keperluan penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah bagi masyarakat di wilayah Kota Bandung. Alokasi beras ini disalurkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pokok warga yang terdaftar sebagai penerima manfaat bantuan pemerintah.
Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Bandung, Yanto Nurdianto, menjelaskan bahwa setiap keluarga penerima bantuan akan mendapatkan jatah beras sebesar 10 kilogram per alokasi. Pendistribusian ini dilakukan secara bertahap guna memastikan penyaluran tepat sasaran sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Terkait daftar penerima bantuan, Yanto menegaskan bahwa pihaknya bekerja berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi yang dikelola langsung oleh Kementerian Sosial. Bulog dalam hal ini berperan sebagai operator penyedia dan penyalur logistik beras sesuai dengan data yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.
“Setiap penerima mendapat 10 kilogram per alokasi. Total beras yang disiapkan sekitar 4.900 ton untuk Kota Bandung,” ujar Yanto, Kamis 3 September 2026.
Wewenang Penetapan Data Penerima
Lebih lanjut, Yanto menambahkan bahwa pihak Bulog tidak memiliki kewenangan untuk mengubah, menambah, maupun mengurangi jumlah penerima bantuan tersebut. Seluruh kebijakan mengenai perubahan data penerima sepenuhnya menjadi ranah tanggung jawab Kementerian Sosial.
Pihaknya memastikan bahwa selama data tersebut valid dan telah divalidasi oleh kementerian terkait, Bulog siap melaksanakan pendistribusian di lapangan. Hal ini dilakukan guna menjaga kelancaran program bantuan pangan agar dapat diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan di Kota Bandung.
“Penurunan maupun kenaikan jumlah penerima bukan kewenangan Bulog. Kami hanya bertugas menyediakan dan menyalurkan beras sesuai data yang diberikan,” tegas Yanto, Kamis 3 September 2026.
Yanto menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa koordinasi terus dilakukan dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan proses distribusi berjalan dengan lancar dan transparan. Fokus utama Bulog saat ini adalah memastikan ketersediaan stok di gudang tetap terjaga hingga seluruh bantuan tersalurkan sepenuhnya.












