Beranda / Daerah / Disbudpar Kota Bandung Matangkan Kesiapan Wisata Menjelang Reaktivasi Bandara Husein

Disbudpar Kota Bandung Matangkan Kesiapan Wisata Menjelang Reaktivasi Bandara Husein

HARIANJABAR.ID – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung mulai menyusun strategi menyambut lonjakan wisatawan domestik serta mancanegara seiring dengan rencana reaktivasi Bandara Husein Sastranegara. Langkah koordinasi intensif dilakukan bersama pelaku industri pariwisata dan pemangku kepentingan terkait guna memastikan kesiapan infrastruktur serta destinasi di Bandung dan wilayah aglomerasi sekitarnya.

Kepala Disbudpar Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa, menegaskan bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama dengan berbagai asosiasi seperti ASITA, Astindo, hingga Badan Promosi Pariwisata. Sinergi ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi kunjungan wisatawan agar tidak hanya berhenti di Kota Bandung, tetapi juga menjangkau destinasi di wilayah Bandung Barat dan daerah lainnya.

Pemerintah Kota Bandung melalui Wali Kota Muhammad Farhan juga telah memberikan instruksi khusus agar seluruh lini pariwisata siap melayani peningkatan kunjungan, khususnya bagi turis asing. Selain perbaikan komunikasi lintas sektor, sektor ekonomi kreatif akan dioptimalkan sebagai daya tarik tambahan bagi pendatang.

Penyajian berbagai pertunjukan seni dan aktivitas kreatif diharapkan menjadi nilai tambah yang berkesan bagi para pelancong. Hal ini diyakini mampu menjadi sarana promosi yang efektif bagi citra Kota Bandung di mata nasional maupun internasional.

Strategi Promosi dan Rute Penerbangan

Adi menjelaskan, persiapan ini dilakukan untuk menyongsong berbagai rute penerbangan baru yang akan segera dibuka. “Karena bagusnya kalau seperti itu, Bandung harus disiapkan. Kemudian kita juga bekerja sama dengan kawasan Aglomerasi Bandung. Wisatawan yang datang melalui penerbangan bisa saja menginap di Kota Bandung, lalu melanjutkan perjalanan ke destinasi wisata di Bandung Barat maupun daerah lainnya. Karena itu segala persiapan kami lakukan bersama asosiasi seperti ASITA, Astindo, Badan Promosi Pariwisata, dan para pelaku industri pariwisata,” ujar Adi pada Rabu 24 Juni 2026.

Lebih lanjut, Adi mengungkapkan bahwa rencana rute penerbangan tidak terbatas pada jalur domestik saja. Pihaknya mendapatkan informasi bahwa rute yang disiapkan akan menghubungkan Bandung dengan kota-kota besar di luar Pulau Jawa seperti Bali, Medan, dan Balikpapan. Sementara untuk pasar internasional, konektivitas menuju Malaysia dan Singapura menjadi prioritas utama dalam operasional bandara mendatang.

Tag: