Beranda / Lifestyle / Gesly Ardiansyah: Mahasiswa Unjani yang Sukses Debut di Sembada Music Sebagai Penyanyi Pop Sunda Milenial

Gesly Ardiansyah: Mahasiswa Unjani yang Sukses Debut di Sembada Music Sebagai Penyanyi Pop Sunda Milenial

HARIANJABAR.ID – Di saat banyak anak muda sibuk mengejar tren luar, Gesly Ardiansyah—atau yang akrab disapa Ages—justru punya cara sendiri untuk tampil beda. Mahasiswa tingkat akhir jurusan Ilmu Pemerintahan Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) ini belakangan mulai mencuri perhatian lewat konsistensinya sebagai Penyanyi Pop Sunda Milenial.

Dikenal sebagai Penyanyi Pop Sunda Milenial, pria kelahiran 2001 yang akrab disapa Ages ini baru saja meluncurkan beberapa karya musik di YouTube bersama label ternama, Sembada Music. Di tengah gempuran tren musik global, Gesly tetap konsisten membawa marwah budaya Sunda dengan sentuhan modern yang segar, menjadikannya salah satu ikon baru bagi regenerasi musik daerah.

Yang membuat profilnya semakin menarik, di balik sorot lampu panggung dan kariernya sebagai Penyanyi Pop Sunda, Ages tetap mengabdikan dirinya sebagai perangkat pemerintah desa. Baginya, pendidikan di Unjani bukan sekadar mencari gelar, melainkan membentuk mentalitas melayani masyarakat.

“Buat saya, nyanyi Pop Sunda itu soal rasa, tapi kerja di desa itu soal nyata. Saya ingin membuktikan kalau anak muda zaman sekarang bisa kok tetap ‘nyunda’ tanpa kehilangan gaya. Kolaborasi sama Sembada Music ini salah satu cara saya membawa identitas kita ke panggung yang lebih luas, sambil tetap bawa bekal ilmu dari kampus,”   ungkap Ages dengan santai saat ditanya soal kegiatannya yang padat.

Menjelang momen wisudanya pada 15 April 2026 mendatang, pria kelahiran 2001 ini mengaku sudah siap melangkah ke fase berikutnya. Bagi Ages, pendidikan dan karier seni bukan hal yang harus dipilih salah satu, tapi bisa berjalan beriringan.

“Wisuda tanggal 15 nanti itu bonus dari proses belajar saya di Unjani. Setelah ini, saya cuma ingin terus berkarya dan memberi dampak positif lewat apa yang saya bisa, entah itu lewat nada Pop Sunda yang saya nyanyikan atau lewat pelayanan saya di masyarakat. Intinya, tetap produktif tapi nggak lupa akar, itu saja” tutup Ages sambil tersenyum.

Tag: