HARIANJABAR.ID – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Pesantren Seluruh Indonesia Zona Cirebon menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Cirebon Kota atas keberhasilannya membongkar jaringan peredaran obat-obatan terlarang di wilayah Kota Cirebon dan sekitarnya.
Koordinator BEM Pesantren Seluruh Indonesia Zona Cirebon, Alexs Gunawan Ramadhan, menegaskan bahwa langkah tegas yang dilakukan aparat kepolisian merupakan bentuk nyata komitmen dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya. Menurutnya, upaya ini juga menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas sosial serta ketertiban masyarakat.
“Keberhasilan ini patut diapresiasi. Kami melihat adanya keseriusan dan keberanian aparat dalam menindak jaringan yang merusak moral generasi muda. Ini menjadi harapan baru bagi terciptanya lingkungan yang lebih sehat dan aman,” ujar Alexs dalam keterangan tertulis kepada HARIANJABAR.ID, Jum’at (3/4/2026).
Ia menambahkan bahwa peredaran obat-obatan terlarang tidak hanya merusak kesehatan individu, tetapi juga mengancam masa depan bangsa. Oleh karena itu, sinergi antara aparat penegak hukum dan elemen masyarakat, termasuk mahasiswa dan santri, dinilai menjadi kunci utama dalam memutus rantai peredaran gelap tersebut.
Lebih lanjut, BEM Pesantren Zona Cirebon mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya kalangan pemuda dan santri, untuk meningkatkan kewaspadaan serta berperan aktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Edukasi dan kesadaran kolektif menjadi benteng utama dalam menghadapi ancaman tersebut.
Sebagai bentuk dukungan, BEM Pesantren Zona Cirebon menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait dalam mengkampanyekan gerakan anti-narkoba, baik melalui kegiatan edukatif, sosial, maupun keagamaan.
Dengan keberhasilan ini, diharapkan upaya pemberantasan peredaran obat-obatan terlarang dapat terus ditingkatkan, sehingga tercipta lingkungan masyarakat yang bersih, sehat, dan berdaya saing tinggi.











